Langsung ke konten utama

Pola Pikir Masyarakat terhadap Media Dahulu dan Sekarang


Nama Lengkap
:
Muchammad Yusuf
Nama Panggilan
:
Yusuf
NIM
:
1615146194 (STMM MMTC)
Kelas
:
MIK 1  A
Jenis Tugas
:
Essai
 

 
Pola Pikir Masyarakat terhadap Media Dahulu dan Sekarang

Berbicara mengenai penggunaan media pada zaman dulu dan sekarang, pasti tidak akan lepas dari pikiran negatif kita tentang media masa kini. Seperti rusaknya moral, rasa malas, anti sosial dan masih banyak dampak negatif lainnya. Padahal, media saat ini sudah bukan lagi sebuah gaya hidup, namun sudah berubah menjadi sebuah kebutuhan. Orang akan merasa kesepian ketika tidak memiliki sosial media, namun dia akan merasa baik – baik saja ketika ia tertawa sendirian di depan layar smartphone.

Masalahnya ada pada pola pikir kita yang cenderung suka membandingkan media, antara penggunaannya dulu dan sekarang. Dan sebagian besar dari kita pasti memikirkan sisi negatifnya. Meskipun pada keanyataannya kita tetap saja nyaman dengan sisi – sisi negatif itu. Sebagai contoh, manusia suka mengatakan bahwa sosial media adalah penyebab utama dari mindset masyarakat sekarang yang tidak suka bersosialisasi. Padahal kita tetap nyaman saja menggunakan sosial media. Contoh lain, kita mengatakan karena adanya koran digital membuat banyak perusahaan koran bangkrut. Namun kita tetap nyaman saat membaca Koran digital. Berhentilah munafik terhadap teknologi, kita hanya perlu menggunaknnya secara bijak dan mulai berpikir positif. 

Bayangkan semua sisi positif dari kemajuan teknologi dan media. Sebagai contoh, ketika orang dulu masih menggunakan Koran kertas, sekarang kita sudah mulai menggunakan Koran Online. Kita harus berprasangka positif, dengan adanya koran digital memudahkan perusahaan Koran untuk memproduksi koran. Tidak perlu lagi membeli bahan baku kertas yang banyak, biaya pembuatan koran menjadi lebih murah. Ketika kita membandingkan penggunaan sosial media di masa kita kecil dengan masa kita sekarang, ambilah sisi positifnya. Seperti sosial media kini membantu untuk para pengusaha pemula memulai bisnis mereka. Dan masih banyak lagi sisi positif yang luput dari pemikiran kita hanya karena sisi negatif yang kita ciptakan sendiri. Sisi negatif tersebut tidak akan berbahaya apabila kita lebih bijak dalam menggunakan media.  

Pada intinya perbedaan dalam pemanfaatan media dulu dan sekarang sangat jauh berbeda. Tidak perlu terlalu idealis untuk melawan perkembangannya, namun jangan telalu bodoh untuk hanyut dalam arusnya. Media saat ini banyak membawa dampak negatif, namun banyak pula dampak positifnya. Kita hanya perlu berhenti munafik dan mulai bijak dalam menggunakannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar Etika Profesi Public Relations Melalui Contoh Kasus

Dalam menjalankan setiap pekerjaan, setiap profesi pastilah memiliki etikanya masing – masing. Etika yang membuat semua pihak yang terlibat merasa nyaman, aman serta efektif dalam bekerjasama. Namun, sebenarnya sudah seberapa jauhkan kita mengetahui apa itu etika dan bagaimana penerapannya? Etika berasal dari bahasa Yunani yaitu “Ethos” . Dilihat dari dasar atau asal katanya, etika berarti watak kesusilaan atau adat.   Etika sangat berkaitan erat dengan moral atau yang biasa kita sebut sehari – hari dengan kesopanan. Sedangkan dalam aplikasinya sehari – hari, etika memiliki banyak cabang. Salah satunya yaitu etika profesi. Etika profesi sendiri adalah sikap etis atau nilai moral yang kita terapkan dalam menjalani profesi kita sehari – hari. Etika profesi dalam berbagai pekerjaan tentu beragam, baik dari pemaknaan maupun aplikasinya. Namun, secara garis besar etika profesi memiliki beberapa prinsip. Yaitu : Tanggung jawab Kebebasan Kejujuran K...

Penerapan Pola Manajemen 6P dalam Kegiatan Media

Nama Lengkap : Muchammad Yusuf Nama Panggilan : Yusuf NIM : 1615146194 (STMM MMTC) Kelas : MIK A Jenis Tugas : Essai Penerapan Pola Manajemen 6P dalam Kegiatan Media Seperti yang kita ketahui bahwa setiap hal yang kita lakukan sangat membutuhan perencanaan dan pengaturan atau yang lebih sering disebut dengan manajemen. Dan dari kegiatan manajemen tersebut pastilah memiliki yang namanya pola atau prosedur. Dan salah satu dari pola – pola manajemen tersebut dikemukakan oleh George R Terry yang terkenal dengan konsep POAC ( Planning, Organizing, Actuating, Controling ). Konsep tersebut dalam bahasa Indonesia disebut dengan konsep 4P (Perencanaan, Pengorganisasian, Penggerakan, Pengontrolan).  Seiring dengan berjalannya waktu, konsep tersebut mengalami penyempurnaan dan pengembangan yang disesuaikan dengan perubahan k...

Banyak Berita Buruk, Kasihan yang Sudah Baik (UAS#2-Opini)

Nama Lengkap : Muchammad Yusuf Tugas / Matkul : Ujian Akhir Semester / Jurnalistik Multi Media ( Opini ) NIM : 01615146194 Kelas : MIK 2   A    Banyak Berita Buruk, Kasihan yang Sudah Baik Masyarakat hanya bisa menilai suatu peristiwa berdasarkan pengetahuan yang didapatkan dari berbagai media. Pengetahuan tersebut dapat diperoleh dari pembahasan, diskusi, atau berita yang dimuat di koran, televisi maupun media sosial. Salah satu perihal yang sering menjadi perbincangan di berbagai media tersebut adalah mengenai kinerja aparat pemerintah. Agar lebih spesifik, dalam hal ini dapat dicontohkan yaitu polisi. Polisi merupakan aparat pemerintah yang diberi wewenang dan tugas dalam rangka mewujudkan ketertiban di masyarakat. Tujuan dari ketertiban ini tidak lain dan tidak bukan yaitu untuk menjamin kenyamanan dari kehidupan bermasyarakat. Menjalankan tugas s...